Senin, 23 Juni 2008
Tujuan melaksanakan Tune Up pada Kendaraan Bermotor
2. Untuk memeriksa, menyetel dan mengembalikan kondisi motor dari kendaraan ke keadaan semula.
Setelah mempelajari bahan ajar dalam Media ini, diharapkan dapat :
1. Menambah pengetahuan dalam pelaksanaan Tune Up kendaraan bermotor bensin;
2. Memberikan pengetahuan awal serta gambaran pelaksanaan praktek Tune up kendaraan bermotor bensin
Fungsi Filter Udara:
Udara yang masuk ke mesin mengundang debu dan benda benda lain akan menyumbat saluran karburator, mempercepat keausan silinder mesin serta mengotorkan oli.
Filter Udara menyaring debu dan kotoran lainnya yang terkandung di dalam udara yang masuk melalui filter yang didalamnya terdapat alat penyaring udara, sehingga debu dan kotoran tidak dapat masuk ke dalam karburator dan silinder mesin. Apabila filter tersumbat kotoran, aliran udara akan terbatas yang mengakibatkan terganggunya kerja karburator
Langkah-Langkah Melakukan Tune Up
1. Lepas saringan udara;
2. Periksa kondisi saringan udara.Jika kotor sekali harus diganti baru;
Proses pembersihan saringan
1. Ketok saringan beberapa kali;
2. Semprotkan dengan udara, tekan dari dalam keluar.
Kadang-kadang saringan udara basah oleh oli. Oli tersebut berasal dari sistim ventilasi karter. Bersihkan sistem tersebut kemudian lakukan pengontrolan:
1. Permukaan batas oli motor (mungkin terlalu tinggi);
2. Kerapatan cincin-cincin torak. Untuk ini buka tutup pengisioli pada saat motor hidup. Jika banyak gas yang keluar, cincin torak bocor, akibatnya gas tersebut dapat membawa oli mesin sampai ke saringan udara.
3. Pasang kembali rumah saringan udara. Pada waktu pemasangan, perhatikan kedudukan paking-pakingnya.
Pembersihan saringan udara tandon oli (tipe basah).
1. Lepas saringan udara;
2. Cuci saringan udara dengan bensin;
3. Keluarkan oli dari rumah saaringan udara, bersihkan rumah saaringan udara dengan bensin dan lap.
Sabtu, 21 Juni 2008
Letak/lokasi mesin
Perubahan ini pada saat constan velocity atau disebut dengan CV joint dikembangkan pada akhir tahun 1950-an. Joint ini memungkinkan roda depan digerakkan oleh mesin, dan pada saat bersamaan roda depan dapat dibelokkan. Sebab dengan cara ini lebih mudah untuk mendapatkan tenaga dari mesin, jika mesin ditempatkan melintang. Perletakan mesin secara melintang/transversal/timur –barat digunakan pada kendaraan dengan penggerak roda depan. Ruang mesin yang lebih pendek adalah kelebihan lain pada mesin yang diletakkan secara transversal.
Mesin yang diletakkan di belakang dipergunakan terutama pada mobil sport yang mahal. Perancang mobil ini memilih perletakan di belakang sebab hal ini membantu pendistribusian berat kendaraan lebih merata ke roda depan dan belakang sehingga meningkatkan kemudahan pengendalian kendaraan.
Layout Mesin
Pada susunan silinder segaris sangat umum digunakan pada mesin dengan 4 buah silinder. Juga digunakan pada mesin dengan enam silinder. Susunan silinder segaris tidak biasa digunakan pada mesin yang mempunyai lebih dari 6 silinder dalam satu garis karena membuat mesin menjadi terlalu panjang.
Susunan silinder miring adalah variasi dari susunan silinder segaris, dimana silinder terletak dalam satu garis akan tetapi miring kearah satu sisi. Pada susunan ini terkadang digunakan oleh seorang perancang kendaraan untuk mengurangi ketinggian mesin. Hal ini untuk mencapai tampilan luar kendaraan yang halus.
Susunan silinder V (vee) adalah susunan silinder lain yang banyak digunakan. Seperti namanya, silinder ditempatkan dalam dua arah yang disusun dalam formasi V. Seperti susunan silinder lain yang dijelaskan sebelumnya, susunan silinder ‘V’ masih hanya memerlukan satu poros engkol. Susunan silinder model “V” biasa digunakan pada kendaraan yang mempunyai 8 buah silinder atau lebih. Walaupun demikian, ini tidak terbatas pada mesin yang mempunyai silinder banyak. Sebagai contoh sebuah mesin V6 adalah standar mesin untuk Holden Commodore dan mesin V4 telah digunakan pada kendaraan komersial yang lebih kecil.
Mesin datar atau berlawanan secara horisontal adalah susunan silinder yang kuran umum. Seperti yang anda lihat pada gambar, pada susunan ini silinder dalam posisi tidur pada sisi lain dari poros engkol. Pada susunan ini membuat mesin mempunyai pusat gravitasi yang sangat rendah, yang digunakan oleh perancang kendaraan untuk mengurangi jumlah ruangan yang dibutuhkan mesin. 4 silinder datar digunakan pada Volkswagen terdahulu termasuk yang terkenal yaitu ‘Beetle’.
Pembakaran
1. Udara
2. Bahan bakar
3. Pengapian
Pada mesin bensin lentikan bunga api dari busi akan menyebabkan campuran bahan bakar dengan udara terbakar didalam ruang bakar. Tekanan yang tinggi akan terjadi akibat dari pembakaran tersebut sehingga mendorong torak bergerak kebagian bawah silinder.
Pada mesin disel udara yang ada didalam silinder dikompresikan hingga pada tekanan yang tinggi dan menghasilkan temperatur yang dapat membakar bahan bakar disel yang disemprotkan ke udara yang bertemperatur tinggi tersebut, dan pembakaran terjadi pada ruang bakar Tekanan yang tinggi akibat pembakaran akan mendorong torak kebagian bawah silinder.
Akibat proses pembakaran maka pipa pengeluaran (knalpot) akan mengeluarkan unsur-unsur seperti berikut:
1.Air
2.Karbon dioksid
3.Karbon monoksid
4.Nitrogen oksid
Pertimbangan Beli Mobil Baru!!!
1.Harga/budget
2.Konsumsi BBM
3.Fitur kenyamana
4.Desain
5.Fungsi
Padahal masih terdapat beberapa faktor lain yang tak kalah pentingnya didalam pertimbangan utama responden saat membeli mobil baru, yaitu:
1.Mesin
2.Kapasitas angkut
3.Merek
4.Safety
5.Harga jual kembali (resale value)
6.Garansi
Dari fakto-faktor di atas dapat disimpulkan bahwa membeli mobil baru konsumen harus dapat mempertahankan soal investasi di masa yang akan datang. Artinya mobil selain di pandang sebagai kendaraan yang punya fungsi banyak , terpikir juga dalam merawat barang ivestasi mnjadi hal penting. Sebab hal ini berhubungan dengan harga jual kembali dari kendaraan itu.
Kamis, 19 Juni 2008
Apa Itu Motor Bakar?
Motor bakar adalah mesin atau pesawat yang menggunakan energi termal untuk melakukan kerja mekanik, yaitu dengan cara merubah energi kimia dari bahan bakar menjadi energi panas, dan menggunakan energi tersebut untuk melakukan kerja mekanik. Energi termal diperoleh dari pembakaran bahan bakar pada masin itu sendiri. Jika ditinjau dari cara memperoleh energi termal ini (proses pembakaran bahan bakar), maka motor bakar dapat dibagi menjadi 2 golongan yaitu: motor pembakaran luar dan motor pembakaran dalam. I. Motor pembakaran luar
Pada motor pembakaran luar ini, proses pembakaran bahan bakar terjadi di luar mesin itu, sehingga untuk melaksanakan pembakaran digunakan mesin tersendiri. Panas dari hasil pembakaran bahan bakar tidak langsung diubah menjadi tenaga gerak, tetapi terlebih dulu melalui media penghantar, baru kemudian diubah menjadi tenaga mekanik. Misalnya pada ketel uap dan turbin uap.
II. Motor pembakaran dalam
Pada motor pembakaran dalam, proses pembakaran bahan bakar terjadi di dalam mesin itu sendiri, sehingga panas dari hasil pembakaran langsung bisa diubah menjadi tenaga mekanik. Misalnya : pada turbin gas, motor bakar torak dan mesin propulasi pancar gas.
Prinsip Kerja Motor Diesel
Tekanan gas hasil pembakaran bahan bakan dan udara akan mendorong torak yang dihubungkan dengan poros engkol menggunakan batang torak, sehingga torak dapat bergerak bolak-balik (reciprocating). Gerak bolak-balik torak akan diubah menjadi gerak rotasi oleh poros engkol (crank shaft). Dan sebaliknya gerak rotasi poros engkol juga diubah menjadi gerak bolak-balik torak pada langkah kompresi.Berdasarkan cara menganalisa sistim kerjanya, motor diesel dibedakan menjadi dua, yaitu motor diesel yang menggunakan sistim airless injection (solid injection) yang dianalisa dengan siklus dual dan motor diesel yang menggunakan sistim air injection yang dianalisa dengan siklus diesel (sedangkan motor bensin dianalisa dengan
siklus otto).
Perbedaan antara motor diesel dan motor bensin yang nyata adalah terletak pada proses pembakaran bahan bakar, pada motor bensin pembakaran bahan bakar terjadi karena adanya loncatan api listrik yang dihasilkan oleh dua elektroda busi (spark plug), sedangkan pada motor diesel pembakaran terjadi karena kenaikan temperatur campuran udara dan bahan bakar akibat kompresi torak hingga mencapai temperatur nyala. Karena prinsip penyalaan bahan bakarnya akibat tekanan maka motor diesel juga disebut compression ignition engine sedangkan motor bensin disebut spark ignition engine.
Rabu, 18 Juni 2008
Mesin Diesel
Sekalipun mesin diesel memiliki kekurangan dalam hal kebisingan dibandingkan mesin bensin. Mesin diesel karena keunggulan effisiensi bahan bakar menjadi pilihan banyak pengguna motor bakar untuk kendaraannya. Sebagai efek dari semakin ketatnya peraturan terhadap pencemaran lingkungan hidup, mesin diesel menjadi salah satu pilihan dalam pemakaian sistem internal-combustion engine. Internal-combustion engine ini kita temui dalam sistem mobil, kapal, alat pembangkit listrik portable, bus, traktor dsb. Salah satu keunggulan mesin diesel adalah sistem pembakarannya menggunakan Compression-ignition ( pembakaran-tekan), yang tidak memerlukan busiSistem ini memungkinkan tercapainya tekanan awal yang tinggi sebelum terjadi proses pembakaran, hal ini akan meningkatkan thermal-effisiency dibandingkan sistem yang lain. Keunggulan yang lain adalah fleksibilitas jenis bahan bakar yang bisa digunakan, karena pembakaran yang terjadi tidak memerlukan pengontrolan bunga api, berbagai jenis bahan bakar bisa dipakai. Misalnya; minyak tanah, minyak sawit, produk minyak berat dari minyak mentah, alkohol, emulsi( campuran air dan bahan bakar solar) dsb.
Applikasi dari sistem pembakaran diesel ini bisa ditemui di dunia automotive untuk angkutan berat, tractor, bulldozer, pembangkit listrik di desa-desa, generator listrik darurat di rumah-sakit, hotel dsb. Namun disamping keunggulan yang dimiliki, diesel sistem juga memiliki problem khusus yang berhubungan dengan pencemaran lingkungan adalah smoke/asap serta gas buang khususnya Nitrogen Oxide (NOx).
Kedua pollutant ini saling bertolak belakang dalam pemunculannya. Smoke/soot/asap terbentuk ketika bahan bakar tidak mampu tercampur dengan baik dengan ogsigen sehingga reaksi pembakaran tidak sempurna, dalam kondisi seperti ini suhu pembakaran tidak terlalu tinggi ( <>
Namun ketika pencampuran bahan bakar dan udara terjadi dengan baik sehingga pembakaran sempurna tercapai, maka suhu pembakaran tinggi ( > 1800 °C ), hal ini mengakibatkan terjadinya reaksi antara gas N2 yang ada di udara dengan oksigen membentuk senyawa Nitrogen Oxide, sekalipun produksi smoke/soot/asap akan mengecil.
Untuk mengatasi dilema diatas, berbagai penelitian telah dilakukan khususnya untuk memungkinkan reduksi antara smoke/soot/asap dan Nitrogen Oxide secara bersama-sama.
Senin, 16 Juni 2008
Otto....?
- Langkah Isap yaitu proses dimana bahan bakar diisap masuk ke ruang bakar
- Langkah Kompresi yaitu proses pemampatan gas ( Campuran bahan bakar dan udara)
- langkah Usaha yaitu proses perubahan tenaga dari tenaga panas pembakaran menjadi tenaga gerak piston untuk memutarkan poros engkol (Crang Shaft)
- Langkah Buang yaitu proses pembuangan sisa-sisa gas hasil pembakaran ke udara bebas dari ruang bakar agar pembakaran dapat di proses lagi.
Selasa, 10 Juni 2008
Roda Pengantar
Tidak jadi soal dan tidak jadi permasalahan jika kita belum bisa menciptakan sesuatu produk yang lebih dari canggih. Atau merasa ketinggalan tanpa memiliki produk tersebut! Yang perlu kita ingat adalah bagaimana caranya kita bisa mengikuti perkembanagan ilmu teknologi itu.
Kemudahan ada pada manusia untuk mengikutinya. manusia bisa melihat , membaca, menulis dan mengekspresikannya. Maka dari lembaran -lembaran seperti inilah kita bisa memualai mengekspresikan dan mengikuti perkembangan tekhnologi itu. Apa yang kita lihat, apa yang kita dengar itulah awal dari kita untuk mengikutinya.
Contoh saja sebut yang namanya motor atau mobil. Sebuah alat transportasi yang sangat-sangat membantu proses kelancaran dalam kehidupan manusia saat beraktifitas dan berproduksi. Mobil atau motor itu hanya salah satu contoh terkecil dari sekian banyak dampak akibat kemajuan teknologi dalam taraf hidip manusia.
Akhirnya dari lembaran inilah masalah masalah yang berkaitan dengan dunia OTTO akan di ekspresikan dan di kemas khusus untuk Dunia Otto.
